Cintaku tentang Bertahan bukan Bahagia π₯
Aku Glya, biasanya dipanggil Ly.. kalau aku ingat² kembali.. hidupku berjalan seperti biasa.. mulai dari sekolahku, kuliah bahkan kerjaku terlebih juga hubungan percintaanku.. aku rasa mulus² saja..
Namun namanya manusia, selalu ada rasa tdk bersyukur
"Aku capek dengan sikap dia, aku selalu merasa tersakiti" Gerutuku dalama hati...
Dyon, adalah kekasihku.. kami pacaran sejak SMA sampai sekarang kami berdua sudah sama² bekerja...
Aku selalu bertanya² apakah dia benar² mencintaiku.. karena dari sikapnya tdk menunjukan seperti itu.. ketika lu tanya jawabnya "kau sudah tau jawabannya syg"
Aku tipe orang yg selalu bercerita dan Dyon adalah tipe orang yg pendiam.. dipaksa baru bercerita.. dia terlihat biasa saja.. tapi aku selalu merasa tdk cocok dengannya, karena dia tdklah peka..
Aku memutuskan untuk selalu bertahan dan tetap menjaga hubungan dengan baik..
"Sayang, apakah kamu masih mencintaku sama seperti sejak awal pacaran"
"Kamu tahu jawabannya syg, dan jawaban itu tidak pernah berubah"
"Namun apa.. sikapmu sama sekali tdk memperlihatkan itu, dan kau seperti tidak memperdulikanku.. bahkan saat aku sakit hanya ucapan yg kau beri"
"Lalu aku harus bagaimana?"
"Entahlah... Aku sangat jengkel sekarang, kamu sangat tdk peka..."
Kami bertengkar saat dia mengantarku pulang, aku merasa dia terlalu dingin dan kaku.. bahkan saat kami bersamapun, dia seperti cuek dan tdk perduli...
Beberapa minggu kemudian, dia meminta maaf kepadaku.. dan kami sudah menjalani hubungan yg baik kembali..
Dia mencoba belajar memperbaiki diri dan terbuka kepadaku..
"Maafkan aku sayang, sulit bagiku untuk mengubah sikapku yg seperti ini.. tpi beginilah aku, percayalah.. aku tdk pernah berniat memperlakukanmu dengan buruk, namun diriku harus membagi segala waktu dengan baik antara kamu dan pekerjaanku, maupun keluargaku.. aku harap kamu bisa mengerti"
"Aku hanya mau kamu tidak kaku dan dingin terhadapku"
Namun lagi lagi karena kesibukannya.. aku sering diabaikan..
Aku selalu berusaha menjadi seperti yg dia mau, namum dia yg selalu mengabaikanku.. sakit rasanya, bertahan.. bertahan.. dan bertahan.. sampai kapan..
"Aku rasa, jika kita tidak cocok.. lebih baik kita akhiri hubungan ini syg.."
"Apakah aku membuat kesalahan?"
"Pikirkanlah Dyon.. jujur aku merasa sakit hati sekali.. aku tdk sanggup harus bertahan dan terus bertahan.. aku rasa tdk ada gunanya.. kalau benar kamu mencintaiku.. kamu bisa memahamiku.. kita bukan baru saja pacaran.. sudah memakan tahun.. namun kau selalu bgtu.. Dengan kita berpisah kamu juga bisa fokus kepada pekerjaanmu"
"Apakah tidak bisa kita bicarakan baik lagi dengan baik?
"Aku rasa ini keputusan yang tepat, semoga kamu bisa menerimanya dan mendapatkan yang lebih baik"
Sampai kapan aku harus bertahan.. apakah cintaku hanya untuk bertahan saja, bukan mencapai kebagiaan?
Dari pada menghabiskan waktu terus menerus dengan hubungan seperti itu, mengakhirinya adalah sebuah kebahagiaan untuk memulai yang hubungan yg baru.
Jangan ragu untuk melepaskan sesuatu yang dipertahan namun akhirnya hanya sia² πͺ
Dyon,kalau lu didepan gw skrg, Gw tabok kepala lu! #dyonsiesbatu,πΏ
BalasHapus